Posts

Showing posts from May, 2014

Saya lebih mirip siapa ?

Image
Akhir-akhir ini saya sering ngaca men, bukan...., bukan karena saya sudah gak pede dan meragukan ndesohnya wajah saya. Tapi karena semakin banyak yang bilang kalau saya mirip Dodit Mulyanto. Itu loh salah satu comic SUCI 4 men. Saya berkali-kali memastikan, bolak-balik ke depan kaca. Padahal kan saya lebih mirip Adipati Dolken ketimbang Dodit kan men ?.
Salah satu kejadiannya waktu saya chat temen, dia kelihatan sangat gembira.

terus saya tanya "kenapa kok kelihatan bahagia banget ?".

eh ... dia jawabnya "gimana gak seneng, kapan lagi dichat sama idola saya tip".

Saya sudah besar kepala bilang "Adipati dolken ya ?",

dia jawab "bukan, Dodit mulyanto",

Lalu saya balas pake capslock "NDASSSMU CUK !!"

Asem tenan...gada yang menghargai wajah ndeso saya, kata lubuk hati saya yang paling dalam.

Untuk mematahkan opini temen-temen saya dan menguatkan argumen saya, mari kita lihat saya lebih mirip siapa ?.  Berdasarkan editan temen-temen say…

TERSISIH

Image
selamat siang para blogger. 
Siang ini saya lagi memutar lagu TERSISIH yang dinyanyikan Tasya Rosmala berulang-ulang sampai ibu saya mengira saya lagi patah hati. Padahal kan saya nggak patah hati, cuman frustasi karena tersisih sudah tak terpakai lagi dari pelukan dan kasih sayang wanita-wanita. huehuehuehehue.
Beliau khawatir dengan keadaan anaknya yang tampan ini (bagi beliau). Sepersekian menit beliau sudah 6,5 kali masuk kamar  untuk memastikan tangan saya tidak menggenggam benda tajam maupun cairan berbahaya. Ini sungguh ironis bagi pribadi saya, karena ini pertama kalinya saya dicurigai hendak bunuh diri.  Saya tak sehina itu buk !, kalaupun saya patah hati saya akan bunuh diri secara elegan. Makan salep 88.
Dengan mendengar lagu Tersisih ini saya menjadi sadar kalau saya sudah tersisih dari seleksi alam yang bernama Percintaan selama 1 tahun yang lalu terakhir kali menjamah wanita. kayaknya saya sudah dicampakkan tak dikenal lagi dari pandangan dan perhatian wanita-wanita. wu…

Gadis Cantik Itu

Image
Saya masih ingat betul pada hari itu, hari senin semasa saya kelas satu SMA dulu, Tuhan pertama kali memperlihatkan betapa indahnya sepatu bidadari. Saat itu tepat pukul 07.00 para siswa siap mengikuti upacara bendera. Saya mempunyai kebiasaan melihat sepatu siswa lain saat mereka berbaris mengikuti upacara bendera. Entah mengapa, tapi asik saja kalau saya memperhatikan aneka ragam sepatu yang berjejer rapi, seperti berpola. Setelah 3 menitan bergerilya kesana kemari, mata saya terhenti pada sepatu berwarna hitam yang asing. 
Ini sepatunya siapa ya ?. Hati saya bertanya
Saya semakin penasaran, pandangan mata pun beranjak keatas. Terlihat sepasang jenjang kaki  putih mulus, dengan rok pendek 5 cm an diatas lutut. Seperti kecanduan, pandangan saya pun terus keatas sampai berjumpa dengan lambaian koloni rambut hitam pekat sebahu. Sayang sekali pandangan saya terhenti pada ujung kepalanya karena dia pendek, dan sayang sekali lagi saya tidak bisa melihat wajahnya karena saya dibelakangnya.

flash fiction dalam puisi

Image
kemarin malam saya baca-baca puisi karya Wiji Thukul pake gaya. Entah saking menghayatinya atau saking jeleknya, Ibu di samping saya bilang "ooh ancen wes gendeng". Dari situ saya semakin sadar, bahwa saya memang sudah gendeng hueheuheuheuhue.


Dari salah satu  puisi karya Wiji Thukul yang saya baca, saya menemukan pemikiran yang menarik. Yaitu flash fiction dalam puisi. Sumpah saya enggak menyangka kalau Wiji Thukul bisa membuat puisi yang didalamnya ada flash fictionnya. Disengaja atau tidak, saya tidak tahu.
Kalau ditilik dari syarat-syarat flash fiction yang pernah saya baca di berbagai sumber. Saya yakin salah satu puisi Wiji Thukul ini memenuhi syarat. 
Berikut langsung saja kita simak puisi yang saya maksud.


Catatan Suram


kucing hitam jalan pelan

meloncat turun dari atap

tiga orang muncul dalam gelap

sembunyi menggenggam besi

kucing hitam jalan pelan-pelan

diikuti bayang-bayang

ketika sampai dimulut gang

tiga orang menggeram

melepaskan pukulan

bulan disaput awan meremang

saksika…