Posts

Showing posts from April, 2014

Andai Aku Caleg

Image
Andaikan saya jadi caleg. Sebenarnya saya gak pernah kepikiran blas jadi caleg, cuman sempet sih kepikiran jadi anggota DPRD. loh sama ya caleg sama anggota DPRD. hehehehehe.

Kalau saya jadi caleg saya akan kampanye dengan cara elegan. Karena saya lihat kampanye para caleg sekarang udah kampungan, pakek ngundang acara dangdut dengan goyang mengumbar aurat, itu merusak moral bangsa. Saya sangat kecewa, padahal saya mengharapkan goyang bugil. hahahahahaha Astagfirullah. 
Trus gimana cara kampanye elegan saya ?. 
Pertama. Saya mengundang para gadis-gadis cantik, saya akan menjanjikan kepada pendukung saya (khusus jomblo) jika mencoblos gambar saya maka dipersilahkan juga mencoblos para gadis cantik tersebut dengan satu syarat harus ijab qobul dulu. huehuehuehue. Saya rasa cara ini sangat elegan terlebih untuk upaya penghapusan jomblo-jomblo yang sudah over kuota.  Juga dapat dipastihkan saya akan meraup banyak suara.
Berikut ini survei yang saya lakukan.
Menurut data kependudukan. Angka …

coblosan

Tatapan Bambang tak henti-hentinya memandang wanita yang baru keluar dari bilik suara itu. Rambut hitam, hidung mancung, kulit kuning langsat, tinggi semampai, pakaian seksi, begitu sempurna bagi Bambang. Bambang dengan cepat menghampiri wanita tersebut.
"hai, abis nyoblos ya ?"
wanita itu cuma mengangguk.
"warga baru ya ?"
wanita itu mengangguk lagi.
"minta no teleponnya dong."
Sekarang wanita itu menggeleng. "Bambang subambang" panggil panitia pemilu. 
Bambang bergegas menuju bilik suara meninggalkan wanita tersebut.
"sial, aku lupa kalau kaki wanita tadi mengambang diatas tanah" gerutu Bambang. Ia kesulitan mencari paku di bilik suara.


Tahu tempe

 Tahu Tempe


"kita makan apa hari ini bu ?"

"lihat sendiri dimeja makan."

Budi langsung bergegas menuju meja makan.

"tahu tempe lagi ?"

"iya, apa kamu mau daging ?"

"nggak usah deh bu.."

Budi tidak siap kehilangan kucing untuk kesekian kalinya.











partai pemimpi

Image
pertemuan adalah awal dari perpisahan, begitu pulah pertemuan bambang dan patimah. Hanya tiga tahun mereka merasakan kebersamaan, lalu sirna, tapi tidak dengan status hubungan mereka yang tetap berstatus pacar. Setelah lulus SMA Bambang memilih hidup di warnet game online, sedangkan patimah memilih hidup di istananya yang megah. istana yang konon katanya dijaga oleh seekor domba.
Bambang sehari-harinya hidup didunia parallel yang tak berujung, menembak lawannya atau menusuk musuhnya. Bambang sangat menyukai game online karena game online adalah dunia dimana ekspresi bambang bisa tersalurkan tanpa adanya akibat yang harus ditanggung oleh bambang. Bambang bebas menendang polisi, memperkosa wanita, dan kalau mati pun bisa hidup lagi. Tapi bambang lupa dengan kehidupan nyatanya dan patimah.
Sementara patimah sehari-harinya hanya memandang keluar jendela yang tinggi. patimah terenggut kebebasannya karena gak mau menyoblos partai yang di pimpin ayahnya. bagi patimah ideologinya tak akan ru…