Skip to main content

Posts

Featured

Gunung Penanggungan via Jolotundo

Kepala mulai sering migrain dan asam lambung naik, itu tandanya tubuh saya penat dengan kegiatan sehari-hari saya yang didepan komputer. Ndak banyak omong saya mengajak teman saya untuk naik gunung, awalnya  dia mengajak ke ranu kumbolo. Tapi berhubung saya merasa ndak kuat karena ndak pernah olahraga akhirnya diputuskan untuk ke Penanggugan.  Ada beberapa aspek yang dipertimbangkan, yaitu jarak tempuh jolotundo dari rumah tergolong dekat sekitar satu jam setengah. Lalu disana nggak pake bawa carrir alias tektok satu hari bisa naik langsung turun. Maklum men, udah tua males bawa yang berat-berat dan ribet hahahahha. Penanggungan via Jolotundo juga sepanjang jalurnya melewati beberapa candi, jadi naik gunung sambil mempelajari sejarah. Kami berangkat berdua, karena teman-teman yang lain pada sibuk. Berbekal GPS sekitar jam 09.00 kami sampai di jolotundo, mungkin karena hari libur jadi di sana sepi. Kami pun langsung naik, busyet belum melangkah 50 meter udah kerasa nih badan re

Latest posts

Diajak Kenalan Cowok

Akhirnya

Manfaat Smartphone Untuk Orang Tua

Teori Konspirasi Covid-19

Sebuah Rahasia

Bila

CERITA LAMA yang menjadi CERITA BARU

SELENOPHILE

Ah capek

Dasar Plin-Plan