hmmmmmmmmm



Halo gaes, kemarin malam seperti biasanya saya latihan calisthenic, dan seperti biasanya ketemu mantan huahahaha.








Dan ternyata dia kemarin dianter oleh seorang cowok, gatau sih dia siapa, mungkin temannya, mungkin pacarnya yang baru, mungkin juga suaminya, eh.... heheheheheh. Nggak lah.








Dan kirain itu cowok ikut latihan, ternyata endak gaes, dia cuman duduk-duduk, nunggu si mantan ini berjam-jam, kalau dipikir secara logikanya sih, mana ada cowok yang ndak ada apa-apa, rela njemput, nganter, terus nungguin sampe berjam-jam seorang cewek. Ya kan ? Pasti ada sesuatu. 






Awalnya sih saya masa bodoh, walaupun saya sampai saat ini masih berusaha menjaga perasaan dia, dia belum tentu kan mau menjaga perasaan saya ?. Tapi kok lama-lama kepikiran juga ya. 



Apalagi kemarin saya sesudah latihan nggak langsung pulang, tapi ngejus dulu dan terjebak hujan, pikiran saya kemana-mana. Akhirnya saya chat lah dia. Untuk memastikan dan agar lebih transparan, agar ndak salah paham berkepanjangan siapakah gerangan ?. "Ihirr" "Kenapa?" Balas dia. "Itu tadi sapa rek" 
"Leh, apa maksudmu?" Disini dia mbalasnya dengan nada marah, ya padahal kan saya cuman tanya, lagipula kan sambil seyum juga. "Yang nganter tadi" jawab saya mulai kesal dengan balasan dia. "Itu temenku SMA, dia mau ikut latihan tapi malu nggak kuat, jadi gausah negatif thinking" 


Disini saya legah.





Halo dek mantan, gimana nggak negatif thinking wong sampean ndak bilang ke saya dia siapa. Hueheue.. giliran ditanya baik-baik malah gitu. Saya ndak marah loh, cuman klarifikasi atas dugaan saya yang terkesan cemburu ini hahahha.









Dan kayaknya dia marah gaes, soalnya chat selanjutnya jawabannya pendek-pendek kayak rok anak SMA sekarang. Sudah 5x ini loh kalo nggak salah, ditanyain baik-baik malah marah lalu berubah, terus sajah begitu sampe spiderman kawin sama superman. Hahahaha Ya jadinya nyesel juga tanya, atau memang seharusnya saya nggak boleh tanya ya ?. Menebak-nebak dan menyimpan praduga-praduga, bukannya malah bahaya. Pondasi dari sebuah hubungan itu komunikasi 2 arah, kalau ada unek-unek ya di tanyakan, kalau di tanyai ya dijawab, kalau kurang jelas ya di jelaskan. Jangan marahnya dulu yang dikedepankan.






Hubungan disini yang dimaksud adalah semua hubungan, hubungan anak dengan orangtua, hubungan pertemanan, hubungan pacaran, bahkan hubungan mantan... ea hahahahahaha. 





Sudah ah ngantuk.