Panggung Sandiwara

barusan gue nonton film china men, setelah temen gue kemarin datang nunjukkin kalau punya film yang bagus, judulnya first time. kalau ingin lihat googling ajah. hehehhe.




Awalnya sih biasa aja men, kayak film korea pada umumnya, ada cewek yang punya penyakit trus kekasihnya berlaku baik sebelum dia mati, gitu doang. Penyakitnya ini penyakit lupa ingatan gitu men, jadi cewek ini dikit-dikit ngerekam kejadian apa yang baru dilalui melalui tape recorder dengan cara mencereritakan kembali tentunya. Tapi sampe ditengah-tengah film ternyata ceritanya menarik men, ternyata si cowok ini adalah suruhan ibunya agar bersandiwara menjadi cowok yang disukai putrinya sewaktu SMA, ternyata dialognya, kejadiannya semuanya udah diatur sama ibunya. 

aduh bingung deh tip, jelasin dong.

oke oke, gue ceritain ya men intinya, soalnya film ini menggunakan alur maju mundur. Jadi secara garis besar gini ceritanya.

Si ibu ini merasa tersiksa batinnya ketika mendengar secara diam-diam rekaman anaknya yang ingin ketemu cowok yang dia sukai semasa SMA, padahal cowok ini sebenarnya sudah meninggal, sementara si putri menganggap dia hanya pindah sekolah.  Nah karena itu si ibu membayar seorang cowok lain untuk berperan sebagai cowok tersebut, karena putrinya punya penyakit pelupa otomatis dia lupa gimana wajah cowok itu. Semua sudah diatur ibunya, mulai dari cara ketemu pertama kali, dialog, kapan waktunya. Dan berhasil, setelah ketemu cowok itu si putri kelihatan lebih bahagia.TAMAT. hehehehehehehe.

we kok tamat tip ?

ya nonton sendiri lah men, ini blog kan bukan blog review film men ehhehehehhe.

Tapi.........

Dari situ gue semakin yakin men jika hidup kita memang udah ada skenario nya, tentu Tuhan lah yang mengaturnya, kita tinggal ngejalaninnya men, ibarat panggung sandiwara. Musibah, rejeki seharusnya kita syukuri, karena itu tandanya Tuhan masih sayang sama kita, iya nggak ?.

Jika emang bukan jalannya, sekeras apapun berusaha pada akhirnya ya gagal juga, begitupun sebaliknya men, senyantai apapun kita kalau emang udah jalannya ya berhasil. Gampangnya gini, pernah nggak kalian ngelamar di perusahaan yang ternama dan idaman kalian, sampai-sampai kalian belajar selama 3 kali lebaran nyatanya enggak keterima, eh giliran kalian iseng-iseng ngelamar ke perusahaan lain dan tesnya pun jawab ngasal, tapi keterima. Aneh kan ?.

Tapi sante men, yakin lah tuhan memilih yang terbaik buat kita, apapun itu. Mengutip kata mbah Sujiwotejo, "kegagalan adalah keberhasilan untuk kita dari-Nya", kurang lebih begitu, kita ajah yang nganggep itu kegagalan, padahal sebenarnya itu keberhasilan.

Udah ah omongan gue mulai ngelantur.

bye bye :P

3 komentar

Oalah, begitu ceritanya ya bro!!
Kalau bisa berikan apa yang kamu dapatkan dari kisah itu..

Keren postingannya..

Ktax crita china men kog ngelantur ke korea